Halo para touringers, kali ini kami bakal ngebawa kalian menuju pantai Kondang Merak. Buat nemuin pantai itu cukup mudah, hanya dengan mengikuti plang jalanan yang menuju ke pantai Balekambang. Nah pantai Kondang Merak nih ada di sebelahnya, lebih sepi, lebih keren dan lebih Ekstrim.
Kali ini, kami beranggotakan 6 orang, empat cewek dan dua cowok. Oh salah tiga cewek dan tiga cowok. Gue kenalin dulu satu-satu Ada si Fauzan (bapak-bapak tua) dan calon istrinya yang imut Desy. Si couple sweet Hanna Ashrofie dan Kangmas Syukron serta si Hidung Besar Nawir dan Gue sendiri, Tita. Hari minggu, kemarin (masih seger) kami berangkat menuju Dampit, Malang, dengan mengikuti alur jalan menuju jalan pantai Balekambang.

Setelah kenyang, kami (para bidadari, :D :P ) pun nyemplung kayak putri duyung, airnya asin yah ternyata. Haha
Berangkat dari kota Malang
sekitar jam 07.00, sampai di jalan ini sekitar pukul 09.00 WIB. Sepanjang
perjalanan kami berfikir bahwa kenapa kok pantai Kondang Merak tak seKondang
pantai Balekambang, ternyata ini jawabannya, akses jalan menuju ke sana seperti
jalan neraka harus di tempuh sampai pantat meleleh dan pas lolos kami bakal
nemu pantai super keren itu, foto berikut adalah foto ketua tim touring serta motornya, kami. Sekilas pemandangan di belakang seperti hutan hujan
tropis yang ada di Kalimantan, LOL bentar lagi ada jerapah lewat.
Perjalanan kami masih sangat jauh,
4 kilometer dari pertigaan jalan menuju balekambang. Karena bentuk jalan yang
bikin pantat keram, kami banyak beristirahat dan foto-foto haha.
Next, perkenalkan ada nama Jalan
Gunawan.LOL. lihat gambar di belakang kami. Jalan Gunawan tersebut menunjukkan
bahwa ada sumur tujuh pintu, jembatan panjan dan dali putih, entah apa itu kami
hanya fokus pada KOndang Merak yang masih kurang 2 km lagi, ampun masih
separuhnya kawan.
Alhamdulillah,
dua kilometer terlewati sudah. Akhirnya sampai pada pintu gerbang pantai
Kondang Merak. Biaya karcis masuknya hanya 5000 rupiah per orang dan parkir
motor dua ribu rupiah saja. Nah bagi para touringer yang lagi belum gajian,
pantai KOndang Merak adalah tempat wisata yang sangat cocok. Karena apa, selain
murah karcis masuknya, kalau ke sini di jamin nggak bakalan nyesal, capek kita
bakal kebayar sama pemandangan satu ini. Coba lihat.
Eh, mohon maaf, dua orang
kerempeng ini ikut kejepret :D. Yang di bawah ini,
Subhanallah, Nikmat Allah yang
mana yang kamu dustakan. Inilah pantai Kondang Merak, dinamakan Kondang Merak
mungkin karena ombak-ombak atau karang-karang yang ada di sekitar pantai mirip
dengan ekornya merak. Haha ngarang nggak jelas, yang penting pemandangan di
sini keren, banget.
Sesampainya di bibir pantai, kami
yang memang sudah kelaparan di perjalanan segera membuka kotak makan dan
melahap habis. Do’a dulu woy sebelum makan, ini malah poto-poto.
Setelah kenyang, kami (para bidadari, :D :P ) pun nyemplung kayak putri duyung, airnya asin yah ternyata. Haha
Emmmm….kalau yang ini kayak apa
yah… haha no komen deh, soalnya kayak putra duyung bukan, raja duyung apalagi.
LOL.
Oh yah, ada
tips buat para pengunjung yang bawa bekal makanan, jangan menghabiskan makanan
sekali hap, karena kita bakal kelaparan setelah berenang.
Inilah wajah ibu-ibu setelah
berenang, sudah mandi dan wangi. Informasi mengenai kamar mandi di pantai
KOndang Merak bahwasannya air di kamar mandi menggunakan air sumur segar, bukan
air laut. Jadi jangan khawatir kalau sabun dan sampo kita nggak bisa berbusa.
Nah bener kan,
habis mandi, laper lagi. Memakan makanan sisa-sisa yang tadi..
Senjapun
datang, ini pertanda bahwa kalau kami harus pergi untuk pulang. Kondang Merak di sore hari, tetep
keren. Tapi kita harus berpisah. Baik pembaca, sampai jumpa lagi pada
perjalanan yang lebih seru berikutnya, Byee….





mana postingan lainnya vrooh.. :D
BalasHapus